Sementara itu,Kepala Bank Mantap Sultra Harry Agustama sampaikan bahwa pihaknya mendorong pensiunan TNI maupun purnabakti PNS untuk bisa mandiri melalui program kewirausahaan yang dikelola mereka.

“Bank Mantap kerjsama dengan ASABRI termasuk supplier bahan sembako seperti Indo grosir untuk membantu para peserta program untuk bisa mandiri dengan membuat toko Sembako maupun bidang usaha lainnya”ujar Harry.
Di program kami saat ini, lanjutnya, telah menyiapkan 10 program wirausaha dan memang yang terlihat sederhana dan menguntungkan yaitu melalui usaha toko sembako yang bahannya di suplai dari Indogrosir. Saat ini masih di wilayah Kendari namun kedepannya akan dibuka juga gudang Indogrosir di Kolaka dan Bau Bau.

“Bagi mereka yang belum ada Indogrosir nanti bisa dikembangkan usaha lainnya seperti budidaya lele, jamur tiram maupun lainnya yang tentunya nanti akan didampingi hingga berhasil dan termasuk hasilnya pun nanti kita kerjasamakan dengan penerima hasil,”tegas dia.
Masih ditempat yang sama, Kepala BLK Kendari menyambut baik program kesejahteraan yang tengah dijalankan Korem 143/HO dan dirinya membuka ruang untuk menyelenggarakan program pelatihan keterampilan bagi personel Korem 143/HO.

“Saat ini kami memang melatih para pemuda yang masuk dalam usia produktif dan belum punya keterampilan dan rencana yang dijalankan Korem 143 ini bagus karena mereka yang akan masuk usia pensiun bisa diberdayakan dalam program wira usaha,”ungkap La Ode Polondu.
“Kedepan BLK dan Korem bisa membangun MOU termasuk dengan Pemprov Sultra karena ini juga berkaitan dengan program yang menjadi prioritas Gubernur, yaitu Pak Ali Mazi, ‘pungkasnya.




